Lelaki Senja


Mengagumimu tidak pernah aku rencanakan
Mencintaimu tidak pernah aku niatkan
Kali pertama perjumpaan kita ialah bukan hal yang mengingatkan
Tapi entah, bayanganmu datang dalam dunia mimpiku setiap malam
Aku memikirkanmu setiap pagi dan memimpikanmu setiap malam
Begitu kata pujangga menggambarkan hati yang berbunga-bunga
Apa kau juga merasakan seperti itu, ri?
Namamu ialah sebagian dari apa yang kukagumi, matahari.
Namamu seperti secercah harapanku yang pernah hilang
Datangmu membuatku mengerti, bahwa dunia ini bukan hanya milik kita
Katamu aku harus menginjak puncak dan selami laut
Aku sudah melakukan itu semua setelah kamu pergi, ri
Dan aku lebih menyadari bahwa aku mencintai gunung daripada laut
Dan aku bisa melupakanmu untuk waktu yang lama disana
Ri, diperjalanan aku bertemu dengan seorang lelaki
Kuberi sebut dia lelaki senja sebab ia mengagumi senja sepertiku
Aku begitu cemburu padanya karena bisa melihat senja dalam berbagai dimensi
Di pantai, di gunung, di bukit, di manapun ia bertemu senja aku mencemburuinya
Ri, aku tau diri bahwa aku tidak bisa menjadi senja secantik ia
Aku tidak bisa menjadi mengagumkan seperti senja
Aku tidak bisa menuntut orang lain akan menungguku sebegitu serius disuatu tempat hanya untuk melihatku tenggelam beberapa menit
Aku tidak membenci senja, bahkan aku mencintainya teramat sangat
Teruntuk lelaki yang sebegitu mengagumi senja, semoga kelak aku bisa menjadi senjamu setiap hari
Aku bisa menjadi tujuanmu ketika jenuh setiap hari
Menjadi pelukmu ketika lelah bersatu dengan manusia yang terlalu hidup dengan hedonisme
Teruntuk matahari, semoga kelak menemukan perempuan yang bisa menandingi rajamu
Teruntuk langit malam, jadilah aku seperti bulan untukmu, jadilah aku seperti bintang dimatamu
Teruntuk lelaki senja yang sering aku kagumi diam-diam, semoga aku bisa melihat senja bersama tangan kita yang bertautan, dekap hangat yang tidak akan melepas
Teruntuk cinta yang terakhir, tak usahlah menghampiriku terburu-buru
Cukup datang dan tak pernah pergi, cukup ada ketika aku tiada, cukup memahami tanpa menuntut
Ajari aku untuk menjadi perempuan senja yang setia
Ajari aku untuk menjadi perempuan senja yang mengagumkan
Terakhir, mengagumi senja tanpa jeda adalah kebahagiaanku.

Tertanda,
Pengagum senja yang juga kamu

You May Also Like

0 komentar

Pages