Tentang Senja dan Ceritanya

Kau tau awan jingga yang sering kau temui dikala sore
Kau tau lampu-lampu jalanan yang menerangi kau ketika malam tiba
Tidak pernah terbersit aku melewati dengan kau disampingku
Langit sore itu teramat bersahabat
Malampun menunda hujannya teruntuk kali ini
Ini terkhusus karena kau, seseorang yang teramat lembut menelan jemariku ditanganmu
Malam sudah terlewati dengan sebegitu cepat diantara kita
Dan pagi, sudah setia menunggu kita untuk mengawalnya menantang hari
Tepat berada diatas awan, aku benar-benar merasa matahari muncul tepat didepanku
Dan kau berada diantara temuku dengan ia
Terimakasih sudah membawaku berada diantara dua waktu yang aku kagumi
Ialah saat senja dan pula matahari pagi
Pernah terbesit jalan kita sebegitu misterius
Sudah kita runtut alurnya dari awal sampai akhir
Tapi, tetap tidak kita temukan ada campur tangan kita diantaranya
Kebahagiaan apa lagi yang perlu aku ragukan teruntuk masa ini
Aku sadar..
Tak penting lagi dengan siapa aku jatuh cinta
Tak peduli lagi dengan waras atau tidak
Tak penting lagi dengan siapa agar dikenal
Bukan lagi yang bercahaya yang ia pakai
Tapi untuk ia yang mencipta bahagia
Untuk ia yang membuat gila
Untuk ia yang mengajari untuk mengenal
Teruntuk dua waktu yang sudah kutemui
Setauku, aku bahagia bersamamu.
Seingatku, kamu adalah pembuat bahagia sebagaimanapun caranya.
Ialah kau dengan kesederhanaan dan ketidakwarasan.
Aku tunggu cerita kita yang tak pernah waras
Sebab satu-satunya kewarasan yang aku miliki ialah, mencintaimu.


You May Also Like

3 komentar

Pages