Mendua Ternyata Tidak Bahagia



Malam itu hening tiba tiba saja tercipta
Menghadirkan tanya pada hatiku sendiri
Apa seperti ini bahagia yang aku ingin
Melukai kepercayaan seseorang di seberang sana

Aku berada di antara dua manusia
Yang kurasa sama sama ku sebut pembunuh waktu
Aku bahagia dengan dua waktu
Aku memiliki dia dan satu yang lainnya

Tapi ternyata mendua itu tidak bahagia
Bagaimana bisa aku berbahagia dengan dua sekaligus
Lalu di mana sebenarnya hatiku
Atau aku justru terjebak pada permainan yang ku buat sendiri

Beberapa masa aku sering bertanya
Sebenarnya adakah satu hati yang di ciptakan untuk dua
Lalu yang ku temukan pada hari hari berikutnya
Ternyata aku melukai diriku sendiri
Dengan melukai dua orang yang lainnya


You May Also Like

0 komentar

Pages