Tempat Singgah



Waktu adalah rahasia yang tak pernah di mengerti
Kenangan adalah kebodohan yang sempat aku lakukan
Dan keterlambatanku menyadari telah di jadikan tempat singgah
Adalah kebodohan yang sering kali ku maki pada malam malam berikutnya

Lelaki yang telah kujadikan pusat semesta
Ternyata menghanguskan segala harap
Lalu pergi tanpa pernah merasa bersalah
Dan aku tercebur tenggelam dalam lautan mimpi

Mencintaimu adalah suatu kebodohanku
Dan kebodohan keduaku adalah masih tetap mengingatmu
Bahkan saat kini telah ada bibir lain yang kau buat senyum
Atau sebuah kejutan-kejutan manis lucu yang kau berikan

Kebodohnku selanjutnya adalah aku masih menangis
Tersedu di sudut kamar melihat perempuan lain telah berbahagia
Tanpa pernah memahami bahwa perempuan lain tengah terluka
Di balik tawa yang ia terima dari lelaki yang pernah menjadi pusat semesta

Jatuh hati dan bodoh memang memiliki jarak yang sempit
Menjadikan orang lain sebagai semesta juga sebuah kesalahan
Apalagi menjadikan seorang pengelana untuk tinggal
Ternyata, yang kutemui hanya sesal

You May Also Like

0 komentar

Pages