Pos Cinta TRIBU7E: Pukul 17:33

Kepada, Laki-laki yang Terlanjur Acuh

Sudah ku ceritakan berulang-ulang, perihal aku yang tidak suka kau acuhkan. Tapi tetap saja, selalu kau lakukan berulang-ulang juga. Rasa-rasanya, perhatian dan peduli akhirnya menjadi sesuatu yang sulit  ku dapatkan akhir-akhir ini. Jika sudah, memang tak ada lagi alasan untuk saling berkabar, atau jika sudah tak ada lagi alasan untuk peduli. Lalu apa artinya kita? Ketika jarak berkilo-kilo menghancurkan harap perihal temu, ketika waktu juga merebut rengkuh yang seharusnya hadir. Tak ada lagi harap yang bisa ku lampiaskan, selain pada kabar yang entah sudah menjadi apa bentuknya. Jika sudah, sudahi saja segala. Sebelum akhirnya justru semakin membuat luka. Sungguh, aku akan berusaha baik-baik saja meski sulit. Tapi terkadang memang, pisah adalah cara terbaik untuk menjauhkan hati dari luka yang di timbulkan sebab tidak peduli.
Selamat sore, laki-laki yang sudah terlanjur acuh. Semoga, kau bisa mengerti perihal rasanya di acuhkan oleh seseorang yang sudah kau anggap sebagai dirimu sendiri.

Tertanda,
Aku, Pukul 17:33

You May Also Like

0 komentar

Pages